Mencegah Penyakit Asam Urat

Penyakit asam urat umumnya mulai dirasakan saat memasuki usia 30-45 tahun. Asam urat berhubungan langsung dengan organ tubuh manusia yang sangat penting yakni organ ginjal. Fungsi organ ginjal untuk mengatur dan mengelola kestabilan tubuh kita. Tak hanya itu ginjal pun bekerja untuk mengubah sisa kandungan asam, termasuk asam urat yang ada ditubuh kita dalam bentuk air seni. Jika sisa pembuangan tidak berjalan lancar, maka akan timbul kemungkinan adanya gejala asam urat. Asam urat berasal dari sisa metabolisme tubuh yang tidak terpakai yang kemudian dikeluarkan melalui urine.

Namun asam urat dapat dicegah sedini mungkin, jika seseorang sudah merasakan adanya gejala yang timbul pada tubuh dan merasakan rasa nyeri pada persendian.

Ada beberapa langkah upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah asam urat, diantaranya :

1. Hal yang perlu diperhatikan adalah mengatur pola hidup dengan baik dan teratur tidak berlebihan. Apapun rutinitas yang dijalani dan sesibuk apapun. Cobalah untuk memberikan waktu sejenak pada tubuh untuk beristirahat, biarkan tubuh merasakan rileks, merengangkan otot-otot tubuh agar tidak kaku. Hal yang perlu diingat adalah jangan lupa minum air putih yang banyak bila rutinitas sehari-hari dihabiskan dengan duduk.

Seseorang yang selalu disibukkan dengan banyak kegiatan, terkadang tanpa disadari akan berperilaku tidak sehat, misalnya memilih menu makanan yang siap saji yang belum tentu jaminan akan makanan yang dikonsumsi itu sehat, kurang minum air putih, kurang tidur dsb. Hal inilah yang membuat tubuh mudah terserang penyakit.

2. Kebiasaan buruk seseorang misalnya perokok aktif merupakan kebiasaan yang sudah menjadi rutinitas sehari-hari. Oleh karena itu, tidak heran mengapa banyak penderita asam urat yang disebabkan oleh rokok. Kandungan nikotin yang terdapat dalam rokok memaksa tubuh untuk menghirup dan menyimpan asap rokok di dalam tubuh yang kemudian akan mengakibatkan terganggunya fungsi paru-paru, jantung, dan asam urat.

Konsumsi kopi, minuman dingin (es) dan alkohol yang berlebihan. Perlahan akan merusak fungsi organ ginjal. Meskipun diketahui kandungan kafein tidak hanya terdapat pada kopi, teh pun demikian mengandung kafein. Memang tak selamanya kandungan kafein yang terdapat dalam kopi atau teh berbahaya bagi tubuh. Namun kopi dan teh sebenarnya dapat membantu menurunkan kadar asam urat dalam darah, namun apabila dosis atau takaran melebihi batas normal akan membawa dampak buruk bagi tingkat kesehatan. Idelanya konsumsi kopi atau teh minimal 2-3 cangkir sehari (1 cangkir kopi/teh = 100 ml).

3. Menghindari konsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh yang biasanya terdapat pada daging, seperti daging kambing, dan jeroan. Daging kambing mengandung lemak yang cukup tinggi, bila dimakan berlebihan akan membuat perut terasa panas, daging kambing dan jeroan termasuk dalam makanan yang mengandung purin tinggi yang dapat meningkatakan kadar asam urat dalam darah semakin meningkatkan produksinya. Selain itu makanan yang mengandung kolesterol tinggi yang umumnya makanan tersebut diolah dengan cara digoreng juga menimbulkan resiko yang sama pada asam urat.

4. Larangan mandi pada malam hari selain menyebabkan timbulnya gejala penyakit reumatik, tanpa disadari dan bila tidak dijaga lama-kelamaan akan menyebabkan asam urat. Oleh karenanya hindari mandi di malam hari.

5. Berolahraga yang rutin minimal 2-3 kali dalam seminggu. Lakukan olahraga yang sesuai dengan kemampuan tubuh dari olahraga yang paling ringan yang bisa diikuti seperti joging, senam aerobik. Berikan kesempatan pada tulang tubuh anda agar lebih lentur dan tidak kaku, sehingga tulang sendi, tulang rawan sendi berfungsi dengan baik dan bekerja secara optimal membantu pembentukan tulang tubuh yang kuat, untuk mencegah terjadinya osteoporosis. Olahraga selain membuat daya tahan tubuh tetap terjaga dan menjadi lebih kuat, dapat membantu fungsi ginjal dalam memperlancar peredaran darah dan pembuangan air seni.

Posted in Pencegahan Asam Urat | Tagged , , , | Leave a comment

Pencegahan Asam Urat Dan Kolesterol

Asam urat atau uric acid adalah salah satu ampas metabolism protein. Ia berubah menjadi asam urat. Normal ada dalam darah. Namun kadarnya tertentu. Kadar asam urat melebihi normal apabila 1) Metabolisme protein dalam tubuh terganggu, 2) Kemampuan ginjal membuang asam urat yang berlebih di dalam darah sudah menurun, 3) Kelewat banyak mengonsumsi menu tinggi purin.  Gangguan dalam metabolisme protein terletak pada unsure purin. Maka, pencegahan asam urat dan kolesterol adalah dengan  setiap sumber bahan makanan yang tinggi kandungan purin, perlu dipantang pengidap asa, urat tinggi. Ada faktor genetic yang menjadikan metabolism purin seseorag terganggu.

Pencegahan asam urat dan kolesterol dapat dilakukan dengan beberapa cara dibawah ini :

  1. Olahraga ringan
    Olahraga yang teratur memperbaiki kondisi kekuatan dan kelenturan sendi serta memperkecil resiko terjadinya kerusakan sendi akibat radang sendi. Selain itu, olahra member efek menghangatkan tubuh sehingga mengurangi rasa sakit dan mencegah pengendapan asam urat pada ujung-ujung tubuh yang dingin karena kurang pasokan darah. Jalan kaki, bersepeda, dan jogging bisa dijadikan alternative olahraga untuk mengatasi rematik dan asam urat. Selain itu, olaharaga yang cukup dan teratur memperkuat sirkulasi darah dalam tubuh. Namun, ingat lakukan pemanasan dan pendinginan sebelum dan sesudah melakukan latihan inti. Hal ini untuk menghindari kejadian rematik yang lebih parah.
  2. Diet
    Khusus untuk asam urat, diet merupakan bagian yang sangat penting untuk mengatasinya. Yang perlu diingat, turunkan kadar asam urat secara perlahan. Diet yang terlalu ketat malah membuat timbulnya serangan akuy berikutnya.
  3. Terapi jus
    Seperti yang telah diketahui buah dan sayura kaya zat gizi. Kandungan vitamin, mineral, fitonutrien, dan serat makanan melimpah dikedua bahan makanan tersebut. Ternyata, kandungan buah dan sayur tersebut berkhasiat untuk kesehatan. Penelitian telah membuktikan kemujaraban buah dan sayur mengatasi ragam penyakit, dari ringan sampai berat.  Pencegahan asam urat dan kolesterol juga dilakukan dengan cara mengindari durian, jika kadar asam urat Anda ingin turun.
  4. Terapi herbal digunakan dengan memanfaatkan tumbuhan obat yang diramu. Terapi ini sudah lama dikenal dan di[rakterkan sejak berabad-abad lalu. Sudah banyak bukti empiris yang menunjukkan keampuhan herbal mengatasi hampir semua penyakit. Beragam jenis tanaman obat juga sudah diteliti secara laboratorium untuk mengetahui kandungan zat dan efeknya.
  5. Diantara ragam khasiat ramuan herbal, salah satunya adalah mengatasi rematik dan asam urat. Beberapa tanaman telah diketahui mengandung efek farmakologis yang membantu mengatasi derita rematik dan asam urat,

Jika memiliki turunan atau bakat asam urat tinggi, perhatjkan 1) diet semua jenis makanan dengan kadar purin tinggi, 2) Upayakan agar badan tidak gemuk, 3) Jatah minum sedikitnya tiga liter perhari, 4) Perlu dicegah agar tidak sampai kekurangan cairan tubuh (dehidrasi), missal sewaktu diare, atau muntah-muntah, dan selama melakukan perjalanan jauh, 5) Perlu cukup waktu untuk jeda, 6) Upayakan agar urin lebih bersifat basa (alkali tidak masam) dengan cara minum tablet bikarbonat. Pada pH urin yang rendah (asam), asam urat cenderung membentuk batu urat dalam saluran kemih.

Posted in Pencegahan Asam Urat | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Pencegahan Asam Urat

Sampai saat ini belum ada literatur ilmiah yang menyebabkan bahwa cuka apel bagus untuk asam urat. Namun cukup banyak yang membuktikan bahwa cuka apel bermanfaat untuk meredakan serangan asam urat. Cuka apel bersifat asam sehingga harus berhati-hati dalm mengonsumsinya. Dua efek samping cuka apel yang umum terjadi adalah rusaknya lapisan pelindung (email) gii dan teriritasinya kerongkongan.

Untuk meredakan gout, sebagian cuka apel harus melewati proses pencernaan di lambung dan usus, sedangkan sebagian lainnya akan diuraikan lalu dibuang. Dengan demikian, kita akan membutuhkan cuka apel yang banyak untuk mendapat manfaatnya. Hasilnya, efek samping cuka apel lebih dominan.

Cuka apel juga membuat kondisi usus lebih asam dari kondisi normalnya. Hal ini mengakibatkan bakteri E. coli di usus besar tidak dapat tumbuh. Padahal bakteri ini  bermanfaat untuk membusukkan sisa- sisa makanan dan menghasilkan vitamin K. Oleh karena itu, kita harus berhati-hati dalam mengonsumsi cuka apel. Cuka apel perlu dilarutkan dahulu sebelum diminum.

Posted in Pencegahan Asam Urat | Tagged , , , , , | Leave a comment

Cara Mencegah Penyakit Asam Urat Tinggi

Tidak sedikit orang yang memiliki asam urat. Asam urat merupakan salah satu bagian penyakit yang menyebabkan radang sendi juga dapat memicu terbentuknya batu ginjal.

Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mencegah dan menanggani asam urat agar kadar asam urat tidak semakin meningkatkan jumlah produksi asam urat. Berikut ini ada beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah asam urat yang dimulai dari mengatur pola makan yang baik hingga meghindari kebiasaan buruk, diantaranya :

1. Menghindari atau mengurangi makanan dengan kadar purin tinggi

Hampir seluruh sumber makanan yang kita konsumsi sehari-hari mengandung purin yang cukup tinggi, namun makanan yang mengandung purin masih dapat diminimalisir dengan cara tetap pada pengaturan pola makan yang baik dan seimbangkan nilai dan kebutuhan gizi dan sumber nutrisi lainnya yang diperlukan tubuh agar keseimbangan metabolisme dan kekebalan tubuh terhadap penyakit bekerja dengan optimal.

Berikut sedikit informasi makanan yang mengandung purin dari golongan purin rendah hingga purin tinggi.

- Golongan purin rendah, terdiri dari : telur, susu, keju, buah-buahan, padi-padian dan sayuran hijau.
- Golongan purin sedang, terdiri dari : kacang tanah, kacnag hijau, kedelai, kacang polong, buncis, kacang panjang, tauge, oncom, tempe, tahu, bayam, kangkung, daun singkong, asparagus, kembang kol, nanas, brokoli, daging ayam, daging sapi dan ikan.
- Golongan purin tinggi, terdiri dari : usus, hati, paru, janutng, pankreas, otak, babat, melinjo, kerang, kepiting, cumi-cumi, udang, kaldu dan sarden.

Disamping makanan tersebut, ada pula hal yang perlu dihindari yakni makanan atau minuman yang menggunakan ragi, misalnya roti, tapai, brem-brem, apem, dan minuman beralkohol.

2. Banyak minum air putih

Asam urat yang tdak terpakai oleh tubuh akan dikeluarkan melalui air kemih. Oleh karenanya dengan memperbanyak konsumsi air putih minimal 8-10 gelas setiap hari dapat menghancurkan komponen dan jumlah asam urat dalam darah, sehingga dapat membuat seseorang akan lebih sering buang air kecil. Sehingga kristal-kristal asam urat pun akan ikut terbuang bersama racun.

3. Jangan terlalu lelah

Terkadang seseorang yang disibukkan runititas sehari-hari dengan pekerjaan dan berbagai kegiatan lainnya, memaksa diri mengkonsumsi makanan yang mengandung kadar lemak jenuh dan tinggi purin. Keadaan fisik yang lelah sekalipun menyebabkan metabolisme tubuh tidak berjalan secara optimal. Hal tersebut dapat memicu kadar asam urat semakin meningkatkan produksinya.

4. Jangan sembarangan mengkonsumsi obat

Apabila memmiliki riwaayat penyakit ginjal, disarankan untuk tidak mengkonsumsi sembarang obat. Karena obat-obatan medis atau obat jenis lainnya dapat memicu gagalnya fungsi kerja organ ginjal, sehingga membuat metabolisme tubuh menjadi terganggu. Tak hanya itu organ ginjal yang terganggu juga dapat mempengaruhi asam urat dalam darah semakin meningkat.

Posted in Pencegahan Asam Urat | Tagged , , | Leave a comment

Pencegahan Asam Urat

Dalam mencegah serangan asam urat atau mengatasi asam urat memang tak mudah, hal pertama yang harus dilakukan adalah dengan membatasi atau mengurangi asupan makanan yang mengandung purin tinggi. Namun serangan asam urat dapat diatasi dan dikendalikan salah satunya dengan mengkonsumsi minuman yang mengandung kafein dengan tetap menjaga asupan makanan yang rendah purin dan pola hidup yang seimbang serta menghindari kebiasaan buruk.

Pada sebuah penelitian, pada orang-orang yang minum kopi sekitar 4-5 cangkir per hari, kadar asam urat bisa turun sekitar 5 mg/dL. Setelah efek kopi berkafein dan tidak berkafein dibandingkan, tetap diperoleh manfaat yang sama. Sepertinya, ada sesuatu dalam kopi selain kafein yang bisa menurunkan kadar asam urat dalam darah. Penurunan asam urat ini tidak terjadi pada peminum teh seberapa banyak pun mereka minum.

Dengan minum 2-3 cangkir teh setiap hari dengan rendah gula dapat meringankan dan membantu menurunkan kadar asam urat dalam darah.

Teh mengandung antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas.

 

Teh tidak punya manfaat seperti kopi. Hanya saja, teh dengan segala manfaatnya, bisa membantu menyehatkan tubuh. Teh mengandung banyak sekali antioksidan yang diperlukan untuk menangkal radikal bebas. Efek dari radikal bebas ini adalah membuat sel-sel tubuh kita cepat tua lalu mati. Ini berarti tubuh mendapatkan manfaat yang baik saat mengkonsumsi teh.

Namun ada hal yang harus kita lakukan dalam mengatur komsumsi makanan yang dapat meningkatkan keasaman urine, seperti jeruk, cranberry, tomat dan nanas. Dengan catatan jangan teralau banyak mengkonsumsi buah-buahan tersebut karena mengandung kadar asam yang dapat memburuk serangan gout.

Selain itu dapat melakukan terapi dengan air putih, terapi ini dapat mencegah terbentuknya batu urat dalam saluran kencing. Banyak yang telah membuktikan bahwa segala macam jenis penyakit yang berhubungan dengan metabolisme, termasuk kolesterol dan asam urat, bisa diperingan dengan terapi ini.

Dengan mengkonsumsi air putih/ air mineral minimal 8-10 gelas per hari dapat menghancurkan dan memperlambat perkembangan asam urat serta menurunkan kadar asam urat yang akan dikeluarkan melalui urine. Hal yang perlu diingat bahwa air putih tidak dapat diwakili oleh makanan yang berkuah ataupun buah-buahan.

Posted in Pencegahan Asam Urat | Tagged , , , | Leave a comment